Rabu, 28 Maret 2012

Aguero: Mudah Beradaptasi di Manchester


Metrotvnews.com, Manchester: Sergio Aguero mengakui dirinya sangat mudah beradaptasi di Kota Manchester dan juga di klub Manchester City. Pemain asal Argentina itu puas dengan keputusannya hengkang ke Liga Primer Inggris.

"Kami menjalani musim yang luar biasa, tetapi masih banyak potensi dalam tim ini. Saya diberitahu bahwa kami telah memecahkan rekor historis dan itu merupakan sebuah pencapaian. Saya juga belajar untuk menghargai bagaimana perkembangan tim ini," ujar Aguero kepada ManC Magazine.

"Pindah ke Inggris, keluarga dan saya sendiri merasa kami telah beradaptasi dengan sangat baik dengan kehidupan di Manchester dan kami juga belum lama berada di sini."

“Staff Manchester City dan rekan-rekan saya sangat mendukung, terutama Pablo Zabaleta yang berada di sini cukup lama. Semuanya membuat saya seperti berada di rumah. Kami masih ingin mengenal kota ini lebih banyak dan mungkin mengunjungi banyak tempat, tetapi kami tidak memiliki banyak waktu luang," jelas menantu Diego Maradona itu.

Vieira Tuding MU Selalu Diuntungkan Wasit






Metrotvnews.com, Manchester: Patrick Vieira menghidupkan kembali perang kata-katanya dengan Manchester United. Kini, ia menegaskan bahwa pasukan Sir Alex Ferguson selalu mendapatkan perlakuan baik dari para wasit.

Kata-kata ini menyusul sindiran Vieira sebelumnya yang menyatakan bahwa langkah Ferguson untuk merekrut kembali gelandang veteran United, Paul Scholes, pada Januari, merupakan tanda keputusasaan.

Vieira yang membawa Prancis menjadi juara dunia sekarang merupakan pejabat eksekutif pengembangan sepak bola, di tim pesaing sekota sekaligus pesaing serius Manchester United untuk menjadi juara Liga Utama Inggris, Manchester City.

Manajer United, Ferguson, merespon komentar-komentar Vieira mengenai Scholes dengan mengatakan bahwa jika City ingin memainkan perang urat syaraf, maka dirinya memiliki 'banyak amunisi' yang dapat dipakainya.

Ferguson, mengatakan manajer City, Roberto Mancini, telah 'putus asa' dengan memanggil kembali Carlos Tevez untuk membantu City meraih gelar juara liga. Fergie menambahkan usaha City dilakukan meski sang penyerang Argentina tersebut telah absen bermain sepak bola selama beberapa bulan, setelah sempat bersitegang dengan manajer Italia tersebut.

Bagaimanapun, Vieira yang tidak mengenal rasa takut, kembali menyerang setelah wasit Michael Oliver menolak untuk memberi sesuatu yang menurut banyak pengamat layak menjadi penalti, saat Fulham kalah 0-1 dari United.

Kemenangan tersebut membuat sang pemimpin klasemen unggul tiga poin bersih di puncak klasemen, dengan delapan pertandingan tersisa pada musim ini.

"Ketika United bermain di kandangnya, mereka mendapatkan keuntungan yang tidak didapat tim lain," kata mantan gelandang bertahan Arsenal kepada BBC Sport.

"Ketika anda bermain melawan United, Madrid, Barcelona, atau Milan, selalu sulit bagi para wasit untuk tidak memihak tim-tim seperti ini."

"Itulah caranya. Itu adalah sesuatu yang terkadang digunakan beberapa tim untuk memenangi seluruh pertandingan, maka kami perlu memenangi beberapa pertandingan sehingga kami memiliki keuntungan ini masa yang akan datang."

Terakhir kali City menjadi juara Inggris adalah pada 1968. Namun, Vieira menegaskan, kali ini adalah masanya City. Menurutnya, sejak awal musim City telah menjadi tim terbaik dan memainkan sepak bola terbaik. "Saya yakin klub ini layak mendapatkannya (gelar juara)," kata Vieira.

Komentar-komentar Vieira mengundang respon cepat dari bek tengah United, Rio Ferdinand, yang menulis melalui akun Twitternya.

"Mengapa Vieira begitu memperhatikan Man Utd...Dua komentar dalam sepekan atau lebih... Ayolah...biarkan saja," tulis pemain internasional Inggris tersebut.