Metrotvnews.com, Manchester: Sergio Aguero
mengakui dirinya sangat mudah beradaptasi di Kota Manchester dan juga
di klub Manchester City. Pemain asal Argentina itu puas dengan
keputusannya hengkang ke Liga Primer Inggris.
"Kami menjalani musim yang luar biasa, tetapi masih banyak potensi dalam
tim ini. Saya diberitahu bahwa kami telah memecahkan rekor historis dan
itu merupakan sebuah pencapaian. Saya juga belajar untuk menghargai
bagaimana perkembangan tim ini," ujar Aguero kepada ManC Magazine.
"Pindah ke Inggris, keluarga dan saya sendiri merasa kami telah
beradaptasi dengan sangat baik dengan kehidupan di Manchester dan kami
juga belum lama berada di sini."
“Staff Manchester City dan rekan-rekan saya sangat mendukung, terutama
Pablo Zabaleta yang berada di sini cukup lama. Semuanya membuat saya
seperti berada di rumah. Kami masih ingin mengenal kota ini lebih banyak
dan mungkin mengunjungi banyak tempat, tetapi kami tidak memiliki
banyak waktu luang," jelas menantu Diego Maradona itu.
Metrotvnews.com, Manchester: Patrick
Vieira menghidupkan kembali perang kata-katanya dengan Manchester
United. Kini, ia menegaskan bahwa pasukan Sir Alex Ferguson selalu
mendapatkan perlakuan baik dari para wasit.
Kata-kata ini menyusul sindiran Vieira sebelumnya yang menyatakan bahwa
langkah Ferguson untuk merekrut kembali gelandang veteran United, Paul
Scholes, pada Januari, merupakan tanda keputusasaan.
Vieira yang membawa Prancis menjadi juara dunia sekarang merupakan
pejabat eksekutif pengembangan sepak bola, di tim pesaing sekota
sekaligus pesaing serius Manchester United untuk menjadi juara Liga
Utama Inggris, Manchester City.
Manajer United, Ferguson, merespon komentar-komentar Vieira mengenai
Scholes dengan mengatakan bahwa jika City ingin memainkan perang urat
syaraf, maka dirinya memiliki 'banyak amunisi' yang dapat dipakainya.
Ferguson, mengatakan manajer City, Roberto Mancini, telah 'putus asa'
dengan memanggil kembali Carlos Tevez untuk membantu City meraih gelar
juara liga. Fergie menambahkan usaha City dilakukan meski sang penyerang
Argentina tersebut telah absen bermain sepak bola selama beberapa
bulan, setelah sempat bersitegang dengan manajer Italia tersebut.
Bagaimanapun, Vieira yang tidak mengenal rasa takut, kembali menyerang
setelah wasit Michael Oliver menolak untuk memberi sesuatu yang menurut
banyak pengamat layak menjadi penalti, saat Fulham kalah 0-1 dari
United.
Kemenangan tersebut membuat sang pemimpin klasemen unggul tiga poin
bersih di puncak klasemen, dengan delapan pertandingan tersisa pada
musim ini.
"Ketika United bermain di kandangnya, mereka mendapatkan keuntungan yang
tidak didapat tim lain," kata mantan gelandang bertahan Arsenal kepada
BBC Sport.
"Ketika anda bermain melawan United, Madrid, Barcelona, atau Milan,
selalu sulit bagi para wasit untuk tidak memihak tim-tim seperti ini."
"Itulah caranya. Itu adalah sesuatu yang terkadang digunakan beberapa
tim untuk memenangi seluruh pertandingan, maka kami perlu memenangi
beberapa pertandingan sehingga kami memiliki keuntungan ini masa yang
akan datang."
Terakhir kali City menjadi juara Inggris adalah pada 1968. Namun, Vieira
menegaskan, kali ini adalah masanya City. Menurutnya, sejak awal musim
City telah menjadi tim terbaik dan memainkan sepak bola terbaik. "Saya
yakin klub ini layak mendapatkannya (gelar juara)," kata Vieira.
Komentar-komentar Vieira mengundang respon cepat dari bek tengah United, Rio Ferdinand, yang menulis melalui akun Twitternya.
"Mengapa Vieira begitu memperhatikan Man Utd...Dua komentar dalam
sepekan atau lebih... Ayolah...biarkan saja," tulis pemain internasional
Inggris tersebut.